Cara Pemberian Pakan Lele di Awal Tebar Bibit

Suatu ketika, rasanya ingin memelihara ikan lele seperti dulu. Kalo dulu di terpal, sekarang ingin memanfaatkan penampungan air yang dulu berfungsi untuk menampung air hujan (mbelek) dengan ukuran 2,5m x 2,5m dalam 3m. Setelah lumpur dan endapan tanah dinaikkan maka mbelek diisi dengan air sekitar 40cm

Rasanya besemangat dan mencari info bibit lele. Ada teman di pasar burung Njoyo Madiun yang menjual bibit 8cm dengan harga Rp. 35.000 per setatus ekor. Setelah konfirmasi 500 ekor siap ditebar, ditambah tiga bungkus pakan -1 dengan harga @ Rp. 10.000,- bonus nasihat supaya pemberian pakan tiga hari setelah penebaran benih agar tidak klenger


Dengan bacaan basmalah benih ikan lele ditebar  dan volume air ditambahkan. Nampaknya mereka gembira.. karena mungkin tempatnya terasa nyaman, namun kayaknya sangat kelaparan. Besoknya karena ga tega terpaksa pakan ditebarkan.. dan mereka makan dengan lahap.. besoknya pakan kebanyakan  dan akhirnya  belasan ekor mati mengambang

Coba tebarkan pakan lagi tetep saja ada yang mati hingga perkiraan hampir 50 ekor. Terlihat perut ikan lele membesar kayak kekenyangan. Sebuah hipotesa muncul, mungkin ikan ini kelaparan, menang rebutan makanan terus sampai dalam perut, pelet mengembang sesak.. mati

Beberapa langkah percobaan berhasil dan ketemu cara praktis. Tapi ini untuk yang hobi dalam sekala kecil karena belum berpengalaman dalam sekala besar. Caranya adalah jadikan pelet mengembang baru diberikan lele sehungga tidak mengembang di perut lele. Mudah, dengan cara direndam air saja sebelum diberikan


Tapi karena ingin mendapatkan hasil maksimal, SOC produk HCS yang merupakan teknologi peternakan ditambahkan dalam perendaman. Caranya SOC satu tutup dilarutkan dalam 1,5liter air yang ditambahkan gula. Setelah larut di ambil 100ml ditambah air secukupnya untuk merendam pakan. Setelah setengah jam  diberikan untuk pakan lele


Kini lele sudah berkembang dengan baik dan tidak ada yang mati lagi

order SOC
085235084309